| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Dewan Kawasan (DK) Perdagangan Bebas Batam, Bintan dan Karimun (FTZ BBK) membatasi jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di tiga daerah ekonomi khusus itu. ”Tidak perlu khawatir akan banjir TKA pada pelaksanaan FTZ. TKA dibatasi,” kata Ketua Dewan FTZ BBK Ismeth Abdullah di Batam, Selasa. Ia menyatakan pembatasan TKA dilakukan melalui perizinan bagi orang asing untuk bekerja pada jabatan tertentu. “Ketentuannya sudah lama ada,” kata Ismeth Abdullah yang Gubernur Kepulauan Riau. Baca selengkapnya...
|
Rabu, 11 Februari 2009
Batam pos
FTZ BBK Batasi Tenga Kerja Asing
Batam pos
Batam, Bintan, Karimun Bebas Pajak
Batam pos
Ketua DK Desak BPK
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
| Mustofa Tolak Disebut Lamban Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan, dan Karimun Ismeth Abdullah meminta Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam cepat bertindak mendata jumlah importir di Batam. Sehingga barang impor termasuk barang konsumsi di Batam bisa teratasi. ”Hari ini (kemarin, red), mereka (BP Kawasan) rapat untuk melakukan koordinasi mengenai masalah pendataan ini,” ujar Ismeth Abdullah, Selasa (10/2), menanggapi lambannya proses pendataan importir di BPK Batam. |
Sijori Mandiri
Draf PMK Dipastikan Keluar 19 Februari
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
TANJUNGPINANG- Sekretaris Dewan Kawasan pelabuhan bebas dan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) Jon Arizal memastikan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai petunjuk pelaksaan FTZ akan segera dikeluarkan pada Rabu (19/2) mendatang. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
FTZ Telat Tolong Industri
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
BATAM-General Manager PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) Jhon Sulistiawan menilai pelaksanaan Free Trade Zone Batam, Bintan dan Karimun (FTZ BBK) terlambat sehingga banyak perusahaan yang tidak tertolong lagi akibat turunnya order sebagai dampak dari krisis ekonomi global. Lebih dari 10.000 pekerja di Kawasan Industri Batamindo (KIB), Mukakuning, Batam mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) semenjak krisis ekonomi global. Baca selengkapnya... |
Langganan:
Komentar (Atom)

