Rabu, 24 Desember 2008

Tribun Batam


Operasi Lilin Libatkan 600 Personel




Rabu, 24 Desember 2008
Amankan Natal dan Tahun Baru
BATAM, TRIBUN - Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Kepri pada khususnya yang akan merayakan Natal 2008 dan Tahun Baru 2009, Mapolda Kepri kembali menggelar Operasi Lilin 2008 selama 10 hari. Pengamanan ini melibatkan hampir 600 personel mulai tanggal 24 Desember 2008 hingga 2 Januari 2009
Sebagai bagian tahap operasi, digelar pasukan langsung oleh Wakapolda Kepri, Kombes Pol Syafrizal Ahiar di Lapangan Mapoltabes Barelang. Baca Selengkapnya...

Tribun Batam -

Operasi Lilin Libatkan 600 Personel




Rabu, 24 Desember 2008
Amankan Natal dan Tahun Baru
BATAM, TRIBUN - Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Kepri pada khususnya yang akan merayakan Natal 2008 dan Tahun Baru 2009, Mapolda Kepri kembali menggelar Operasi Lilin 2008 selama 10 hari. Selengkapnya....
Jangan sampai PHK Meluas


Written by anto
Rabu, 24 Desember 2008

Pemko Harus Ambil Sikap

BATAM, TRIBUN- Rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ribuan pekerja di Batam yang disampaikan Apindo, membuat anggota DPRD Fisman Gea bersuara. Dia meminta Pemko harus bersikap menanggapi pernyataan itu.

“Pemko tidak boleh tinggal diam atas pernyataan itu. Jangan sampai terjadi PHK besar-besaran karena akibatnya bisa sangat luas,” kata Fisman.

Dia menilai pernyataan itu merupakan suatu sikap arogansi dari pengusaha yang mengatasnamakan krisis untuk mengorbankan pekerja. Pengusaha seharusnya sadar bahwa tanpa pekerja suatu perusahaan tak akan mampu melakukan apa-apa.

“Kalau memang sepi order bukan berarti harus melakukan PHK. Ini adalah bahasa intimidasi pengusaha terhadap pekerja yang sedang gencar-gencarnya menuntut kenaikan upah kepada pemerintah. Jika ada perusahaan yang merumahkan pekerjanya, haknya sesuai kontrak harus tetap menjadi kewajiban,” ujarnya, Selasa (23/12).

Kalau memang demikian, kata dia, pemerintah harus tegas untuk menjalankan undang undang. Jangan sampai pemerintah justru berada di bawah kendali pengusaha sehingga kebijakan pemerintah dipengaruhi oleh pengusaha.

Perusahaan-perusahaan yang berencana melakukan PHK besar-besaran juga harus diaudit kemampuan keuangannya apakah benar-benar sudah tidak mampu lagi sehingga harus melakukan PHK.

Yang harus dievaluasi kata dia, sistem kontrak kerja yang selama ini diberlakukan oleh perusahaan-perusahaan, dan itu adalah tugas dari dinas tenaga kerja. Semua pekerja dikontrak dengan jangka waktu, mungkin saja PHK yang dimaksud kontrak pekerja habis dan tidak diperpanjang lagi.

Bila itu terjadi tambahnya, perusahaan-perusahaan yang selama ini merekrut pekerja dari luar Batam harus bertanggungjawab untuk mengembalikan mereka ke daerah asal mereka masing-masing.

“Contohnya saja dalam penetapan UMK, pekerja menuntut agar ditetapkan sesuai undang-undang.

Namun, pengusaha berusaha mempengaruhi pemerintah untuk melawan undang-undang tenaga kerja dalam penetapan itu dengan tidak menaikannya sama sekali,” katanya.Menurutnya, itu sama dengan pengusaha mencoba mengambil alih kekuasaan pemerintah.(elc)
4.448 Haji Sudah Tiba di Batam

BATAM, TRIBUN- Jumlah jamaah haji debarkasi Batam yang meninggal di Arab Saudi terus bertambah, Hingga berita ini diturunkan sudah 12 orang yang wafat di tanah suci. Berdasar informasi Siskohat, satu lagi jamaah Kepri bernama Hj Zainun binti Hasyim (59) yang tergabung dalam kloter dua meninggal dunia di RS Annur Mekah. Almarhumah meninggal karena ada penyumbatan cairan di otak dan perut.

Seorang lagi juga meninggal di Makkah atas nama Ratman bin Hasan (56) yang tergabung
dalam kloter 17 BTH asal Pontianak Kalbar. Kedua jamaah haji yang meninggal langsung
dikebumikan di pemakaman Syaraya Makkah, Arab Saudi .

Selain itu, masih ada lagi seorang jamaah haji asal Riau bernama Marufi bin Jomak yang
masih dirawat di Rumah Sakit Otorita Batam dalam kondisi tidak sadarkan diri dan
menunggu untuk dipulangkan ke Pekanbaru. Marufi merupakan jamaah kloter tiga dan telah
dirawat sejak 17 Desember yang lalu.

"Akan dipulangkan Rabu (24/12) menggunakan pesawat domestik yang tempat duduknya dirancang khusus bagi penumpang sakit," kata Erizal sekretaris PPIH, Selasa (23/12) sore. Hal itu dilakukan demi permintaan keluarga agar Marufi dirawat di Pekanbaru.

Selasa pagi, telah mendarat kloter sepuluh mengangkut 444 jamaah asal Riau. Mereka akan
dipulangkan menggunakan RAL terbagi dalam 10 penerbangan. Hingga kloter 10 sudah 4.448
orang jamaah haji dipulangkan ke tanah air melalui Debarkasi Batam. (widodo)

KPU Kota Batam Sosialisasikan Pencentangan Surat Suara ke Mahasiswa

Oleh : Petrus

BATAM - KPU Kota Batam melakukan sosialisasi tata cara penandaan atau pencentangan surat suara kepada perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Kota Batam. Selasa (23/12). Acara yang digelar di kantor gubernur lama, Sekupang, Selasa (23/12)tersebut dibuka Ketua KPU Kota Batam Hendriyanto dan diikuti oleh 45 peserta dari 12 BEM se Kota Batam.

Seperti sosialisasi kepada media massa, beberapa waktu lalu, dalam acara itu juga dilakukan simulasi penandaan surat suara. Setelah diberikan penjelasan, hampir semua mahasiswa mengerti cara penandaan surat suara pada Pemilu 2009 mendatang.

"Dengan sosialisasi ini, kita harapkan nantinya mahasiswa dapat mensosialisasikan juga kepada masyarakat di sekitar tempat mereka tinggal dan juga kepada teman-temannya. Kita puas karena mereka mengerti semua apa yang kita jelaskan," katanya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kota Batam Hendriyanto menegaskan dengan sosialisasi seperti juga diharapkan bisa menekan angka golput. Menurutnya, tugas KPU selain menyelengarakan pemilu yang baik, juga untuk mengajak semua lapisan masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.

"Sejak awal, kita sudah melakukan beberapa kali sosialisasi tata cara pencentangan surat suara. Dan sosialisasi kali ini adalah sosialisasi lanjutan," katanya.
Limbah Hitam Menyebar di Drainase KIE
Selasa, 23 Desember 2008

Terasa Gatal dan Panas di Kulit

BATAM - Limbah yang diduga bahan berbahaya dan beracun (B3) berserakan di sepanjang drainase kawasan Kabil Industrial Estate (KIE). Limbah berbentuk cairan hitam tersebut sangat meresahkan masyarakat sekitar karena saat mengenai kulit, menimbulkan rasa gatal dan panas.

Diduga kuat, limbah tersebut telah mencemari laut di sekitar pantai Nongsa. Diperkirakan, limbah tersebut jenis mercuri yang dihasilkan dari pemurnian pipa, produksi PT Citra Tubindo di KIE. Jika benar berjenis mercuri, maka limbah tersebut termasuk B3 yang sangat berbahaya bagi manusia. Lembaga Kajian Lingkungan Kepri (Lakri) telah mengambil sampel limbah untuk diuji di laboratorium.

Pantauan dari sejumlah titik, minyak hitam tersebut berserakan dan menempel di sampah-sampah dan struktur tanah drainase tersebut. Selain mengeluarkan aroma yang kurang sedap, limbah yang menempel di sampah terasa panas dan gatal di tangan. "Kita belum berani mengambil kesimpulan minyak yang mudah didapat dari drainase ini apakah berbahaya atau tidak," ujar Azman Ketua Lingkar Kesehatan Batam saat mengambil sampel dil lokasi.

Azman mengatakan, limbah hitam tersebut berbahaya bagi kesehatan warga di sekitar perairan Nongsa. Untuk itu, katanya, sampel yang sudah diambil akan dikirimkan ke laboratorium untuk mengetahui jenis zat serta kadar bahaya yang dikandung. "Dari hasil laboratorium nanti, kita dapat mengetahui apakah berbahaya bagi kesehatan masyarakat atau tidak. Namun yang jelas, limbah ini langsung menghasilkan reaksi ketika dipegang atau disentuh. Saya saja sangat merasakan gatal dan panas setelah terkena minyak ini. Dapat dibayangkan jika minyak ini mencemari laut, sudah pasti akan berbahaya," ujarnya.

Dijelaskan, sampel limbah yang diambil dari sejumlah titik drainase tersebut akan dipublikasikan ke masyarakat luas dalam waktu dekat. Dan dari hasil uji laboratorium nantinya, akan diketahui unsur kimia yang terkandung dari limbah itu sendiri. "Setelah kita mengetahui unsurnya, baru dapat diambil kesimpulan tentang dampak negatifnya bagi tubuh manusia. Dan jika memang tercemar ke perairan Nongsa, akan sangat mengancam kesehatan masyarakat sekitarnya," katanya.

Disebutkan, jika benar-benar unsur limbah yang ditemukan ini berdampak terhadap kesehatan masyarakat, Lingkar Kesehatan Batam akan merangkul seluruh aktifis untuk menentang manajemen KIE. "Kita akan ajukan boikot produk KIE, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," ujarnya.
Limbah minyak di lokasi tersebut semakin mengkhawatirkan. Salain gatal, limbah itu mengakibatkan jumlah ikan terus menurun sehingga berpengaruh terhadap pendapatan para nelayan di sekitar lokasi. Para nelayan mengaku sudah lama mengeluhkan cairan limbah tersebut, namun, belum ada tindakan pihak terkait sehingga kondisinya malah semakin parah. Tidak ada upaya nyata baik dari pemerintah maupun pengelola industri untuk menanggulangi pencemaran itu. Akibatnya, laut semakin hitam pekat akibat limbah tersebut.

"Sering kita melihat adanya cairan hitam yang mengalir melalui parit di KIE ke laut. Dan mungkin yang terbuang ke laut adalah jenis limbah. Tetapi yang jelas saat ini tidak ada lagi ikan yang bisa ditangkap," ujar salah seorang nelayan bernama Ubay.

Kaum nelayan menduga, limbah PT Citra Tubindo dikelola secara alami. Limbah cair itu merupakan proses akhir setelah proses produksi dan dialirkan ke laut bersamaan dengan air hujan. "Kita sering merasakan adanya limbah yang sampai ke laut kalau hujan turun. Dan masuknya limbah cair tersebut ke laut melalui drainase. Makanya kita sering mengatakan kalau penanganan limbah di KIE dilakukan oleh alam," ujar nelayan lain yang mengaku bernama Uyab.

Sebelumnya, Sony, penanggung jawab pengelolaan limbah KIE, membantah adanya limbah B3, yang mencemari laut. Dikatakan, pihaknya sudah mengelola dengan baik limbah yang dihasilkan. Sony bahkan menilai informasi tersebut bersumber dari orang yang tidak bertanggung jawab saja. (sm/ed/ms)

Pengmuman CPNS Diumumkan Besok
Selasa, 23 Desember 2008
TANJUNGPINANG- Pengumuman hasil ujian tertulis penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta pemerintah kabupaten dan kota akan diumumkn secara serentak besok, Rabu (24/12). Perubahan jadwal pengumuman yang seharusnya sudah dilakukan kemarin, Senin (22/12), terang saja mengundang banyak tanya dari kalangan masyarakat, terutama bagi para pelamar yang antusias ingin mengetahui hasil ujian yang sudah mereka ikuti.

Salah seorang peserta ujian, Ardi, yang saat ini sedang bekerja di sebuah perusahaan swasta dan ingin mengabdi menjadi pegawai pemerintahan mengaku heran dengan ditundanya hasil pengumuman itu. Apalagi tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

"Heran aja. Kok hari ini saya baca di koran-koran nggak ada satupun yang memuat pegumuman hasil ujian tertulis CPNS. karena setahu saya akan diumumkan hari ini," kata Ardi.

Nada kecewa juga diutarakan oleh aktivis Pemuda Tanjungpinang Laode Iwan Solihin melalui telefon genggamnya kepada Sijori Mandiri kemarin. Laode yang ingin melihat hasil tes CPNS yang telah diikuti keponakannya, akhirnya hanya bisa gigit jari setelah tidak ada satupun koran yang memuat hasil ujian CPNS kemarin.

"Kenapa kok nggak ada pengumuman CPNS-nya koran hari ini. Kan seharusnya hari ini diumumkan kan?," tanya Laode dari balik telefon genggamnya.

Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kepri Zukifli melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Ani Lindawati mengatakan, bahwa pengumuman hasil seleksi CPNS tidak ditunda ataupun terlambat. Menurutnya, sesuai kesepakatan dengan Pemerintah di masing-masing kabupaten/kota, memang baru akan diumumkan besok, Rabu (24/12).

"Sebenarnya ini bukan terlambat atau ditunda. Tapi, karena beberapa alasan, kita dan di masing-masing kabupaten/kota sudah sepakat untuk mengumumkan hasil ujian tersebut pada Rabu besok. Saya rasa sederhana saja masalahnya, yakni penyesuaian jadwal dengan panitia di kabupaten/kota," ujar Ani.

Ani juga mengaku tidak tahu-menahu saat ditanya, apakah hasil ujian sudah ditangan BKD ataukah belum sekarang. Dia kemudian meminta agar wartawan menanyakannya langsung kepada kepala BKD, Zulkifli, pimpinannya. Sayangnya Zulkifli tidak di tempat saat akan ditemui, dan ketika dihubungi ke nomor telefonnya tak kunjung aktif.

Selanjutnya Ani juga membantah jika kesepakatan untuk mengumumkan hasil ujian CPNS baru akan diumumkan besok, dikarenakan adanya unsur intervensi dari para pejabat.

"Tidaklah. Ini murni memang karena kesepakatan dengan pemerintah di masing-masing kabupaten/kota. Biar seragam aja diumumkannya," katanya.

Meski demikian, Ani tidak menampik jika memang ada sejumlah orang yang meminta bantu. Namun bukan berarti dirinya diintervensi.

"Saya rasa biasalah orag minta bantu, tapi bukan berarti saya dintervensi. Dan karena kita ingin proses penerimaan ini tetap bersih, maka kita sebisa mungkin, dengan tidak menyakitkan perasaan mereka, kita tidak bisa mengabulkan permintaannya," katanya.

Mengenai hasil ujian CPNS yang akan diumumkan besok, Kepala Biro Humas dan Protokol Kepri Irmansyah mengatakan jika hal itu tidak menyalahi aturan. Dia juga menghimbau agar para peserta yang sedang menunggu agar bersabar.

"Kita berharap hal seperti ini jangan dipolemikkanlah. Ini kan murni masalah teknis saja. Percayalah kalau tidak ada kecurangan di dalamnya. Pemeriksaannya aja selama 24 jam dijaga oleh aparat kepolisian. Ditambah lagi pemeriksaannya tidak manual, melainkan menggunakan komputer," kata Irmansyah kemarin.(sm/bs)

Arsip Blog

Pengikut