| Rabu, 20 Mei 2009 | |
BATAM (BP) - Menko Perekonomian Sri Mulyani menyatakan, pihaknya sedang melakukan evaluasi pelaksanaan free trade zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), setelah satu bulan 20 hari dilaksanakan. Masa-lah yang dievaluasi termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan masterlist barang.
|
Rabu, 20 Mei 2009
Batam Pos
Batam Pos
| Barang Harus Murah, tapi Khawatir Pelabuhan Tikus Rabu, 20 Mei 2009 Menteri Koordiantor Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani, kali pertamanya bersama Ketua Dewan Kawasan FTZ BBK Ismeth Abdullah membahas FTZ di atas kapal BC 20001. Selama 1,5 jam mengelilingi Pulau Batam, bersama pejabat lainnya, sang menteri memantau secara langsung kondisi perairan Batam yang mulai berubah menjadi kawasan shipyard. Apa saja yang dibicarakan di atas kapal itu? |
Tribun Batam
| Pemko Desak Pindah ke Selat Durian | | | |
Relokasi Area Labuh Kapal di Pulau GalangRabu, 20 Mei 2009
BATAM, TRIBUN - Pemko Batam terus mendesak agar aktifitas lay up atau labuh kapal-kapal asing di Pulau Galang segera dipindahkan. Terbaru, Pemko meminta kapal-kapal itu dipindahkan ke Selat Durian, dekat perbatasan Batam-Karimun. |
Tribun Batam
| Ganti Rugi Kerusakan Terumbu Karang | | | |
| Rabu, 20 Mei 2009 | |
| HEARING antara Komisi I DPRD Batam dengan Kantor Pelabuhan (Kanpel) OB dan Dinas Perhubungan Pemko mengenai masalah ini belum menghasilkan kesepakatan signifikan. Mereka hanya menetapkan untuk melakukan pertemuan lebih lengkap dengan melibatkan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batam, warga setempat, Lurah, Camat, dan PT Bias serta PT Batam Samudra selaku pengelola area lay up, Jumat (22/5), di Kantor OB. |
Sijori Mandiri
| Rabu, 20 Mei 2009 | |
| BATAM-Pelaksanaan Free Trade Zone Batam, Bintan dan Karimun (FTZ BBK) yang selalu dikeluhkan pengusaha ditanggapi Menteri Keuangan (Menkeu) yang juga Pelaksana Tugas Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati. Menurut Sri, keluhan itu tidak perlu muncul jika semua pihak memiliki kesamaan visi bahwa FTZ merupakan konsep untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin sehingga kawasan FTZ tersebut menjadi lebih kompetitif. Baca selengkapnya... |





