| Kamis, 30 April 2009 | |
| BATAM (BP) — Iklim investasi di Batam cukup signifikan seiring ditetapkannya Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/ FTZ). Selama Januari- Maret 2009 total aplikasi Penanam Modal Asing (PMA) yang disetujui sebanyak 18 proyek baru dengan nilai investasi 16 juta dolar AS. Kemudian empat proyek perluasan dengan nilai 6 juta dolar AS. Proyek PMA tersebut berasal dari Singapura, Inggris, Australia, Malaysia, India, Luxemburg, Taiwan, Jepang, RRC, Belanda dan Korea Selatan. Baca selengkapnya... |
Kamis, 30 April 2009
Batam Pos
Rabu, 29 April 2009
Batam Pos
| Kadin Kepri Bahas FTZ di KBRI Singapura |
| Rabu, 29 April 2009 | |
| BATAM (BP) - Pengurus Kadin Provinsi Kepri menemui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Selasa (28/4), untuk penjajakan kerja sama perekonomian antara Kepri dan Singapura. Tujuan kunjungan Kadin Kepri ini, untuk berdiskusi dan mencari informasi, peluang kerja sama terhadap para investor yang ada di Singapura serta tanggapan terhadap pelaksanaan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/ FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Baca selengkapnya... |
Selasa, 28 April 2009
Tribun Batam
| Ashok Akui Terdorong FTZ BBK | | | |
| Selasa, 28 April 2009 | |
| BATAM,TRIBUN - Untuk mendorong kerjasama Singapura-Indonesia khususnya di Batam, pemerintah Singapura membuka Konsulat Jendral (Konjen) di lantai 8 Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre. Namun peresmian pembukaan konsul digelar di Southlink, Senin (27/4). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Duta Besar Singapura untuk Indonesia Ashok Mirpuri. “Diresmikannya Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) menjadi satu dari pendorong Singapura membuka konsul di sini,” jelas Ashok. |
Batam Pos
| Pengusaha Farmasi Keluhkan Aturan FTZ Selasa, 28 April 2009 Penerapan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun (BBK) ternyata belum membawa kemudahan bagi para pelaku usaha. Aturan FTZ justru dinilai le-bih rumit dan menyulitkan para pengusaha, khususnya pengusaha lokal. Setidaknya hal itulah yang disampaikan para pengusaha yang tergabung Gabungan Perusahaan Farmasi (GPF) Kepri dalam jumpa persnya di Gedung Kimia Farma Batam Centre, Senin (27/4).
|
Sijori Mandiri
| Selasa, 28 April 2009 | |
| TANJUNGPINANG - Secara garis besar, Provinsi Kepri khususnya Batam, Bintan dan Karimun (BBK) belum siap menghadapi pemberlakuan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ). Andaikan FTZ tetap diberlakukan, warga Kepri hanya akan jadi penonton. Pendapat kontroversi tersebut dilontarkan Pion Napitupulu, aktivis tahun 1998. Menurutnya, SDM yang ada di Kepri, baik aparatur terkait maupun masyarakat sendiri, belum siap menghadapi pemberlakuan FTZ. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
TIBAN- Guna mendukung kerja sama antara Indonesia khususnya Provinsi Kepri dengan Singapura, pemerintah Singapura mengimplementasikannya dengan membuka kantor Konsulat di Batam. Salah satu hal yang mendasari pembukaan Konsulat Singapura ini adalah penerapan Free Trade Zone (FTZ/ Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas) di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
TIBAN- Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, menilai penerapan kawasan pelabuhan bebas dan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) di Batam masih kurang beres. Apindo juga menuding pemerintah pusat setengah hati memberikan kuasa kepada daerah untuk total menjalankan FTZ. Baca selengkapnya... |
Senin, 27 April 2009
Sijori Mandiri
Badan Pengusahaan (BP) Free Trade Zone (FTZ) Bintan wilayah Tanjungpinang saat ini mulai berbenah. Pembenahan tersebut diawali dengan telah diresmikannya kantor Badan Pengusahaan FTZ Bintan Wilayah Tanjungpinang oleh walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Senin (20/4) lalu. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
| Senin, 27 April 2009 | |
| BATAM CENTRE- Lahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang tersedia 6 persen dari seluruh lahan yang dimiliki developer di Batam, kenyataannya tidak tersedia dalam keadaan siap bangun. Kondisi seperti inilah yang disebut-sebut sebagai akar permasalahan mengapa Pemko kesulitan mencari lahan siap bangun untuk pembangunan sekolah. Sesuai kesepakatan, lahan fasum dan fasos yang diserahkan pengelolaannya kepada Pemko Batam oleh Otorita Batam (OB), sepenuhnya mutlak hak dari Pemko Batam. Baca selengkapnya... |
Minggu, 26 April 2009
Batam Pos
| Minggu, 26 April 2009 | |
“Temuan BPK soal dana UWTO OB dari alih fungsi hutan Dam Baloi itu masih dalam pemeriksaan dan sifatnya baru dugaan. Mungkin hanya ada salah pengertian saja. Biar OB yang memberikan klarifikasi” (Ismeth Abdullah, Gubernur Kepri). Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, enggan berkomentar soal dugaan penyalahgunaan dana UWTO OB dari alih fungsi hutan Dam Baloi. Menurutnya, wewenang untuk klarifikasi dan tanggapan ada di pihak Otorita Batam (OB). Baca selengkapnya... |
Sabtu, 25 April 2009
Tribun Batam
| BUMD Harusnya Lihat Peluang | | | |
Setelah Penerapan FTZ di BBKSabtu, 25 April 2009TANJUNGPINANG, TRIBUN - Komisaris Utama PT Pembangunan Kepri, Muhammad Sani mengharapkan perombakan susunan komisaris dapat meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Alfan Suhaeri menggantikan posisi Nuraida Mochsen sebagai Komisaris. |
Jumat, 24 April 2009
Tribun Batam
| Pantai Stres Jadi Pelabuhan Sembako | | | |
Bawa Sayur Tetap Pakai DokumenJumat, 24 April 2009
BATAM,TRIBUN - Terhitung 20 April 2009, Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Batam memperbolehkan proses bongkar muat barang berupa sembako di Pelabuhan Rakyat Pantai Stres Batuampar . Namun hanya baru sebatas uji coba selama 30 hari, setelah itu akan ada evaluasi. “Untuk 30 hari kedepan, kita perbolehkan kapal-kapal barang bongkar muat di Pantai Stres. |
Batam Pos
| Jumat, 24 April 2009 | |
| Sejak free trade zone (FTZ) diimplementasikan 1 April 2009, pemerintah secara tegas melarang masuknya barang seken. Tapi nyatanya, arus barang ini masih membanjiri pasar di Batam sebagai salah satu kawasan FTZ. Menurut sejumlah pedagang, proses masuknya barang seken ke Batam memang tak semudah dulu, sebelum FTZ diterapkan. Namun mereka selalu memilki celah untuk memasok barang-barang tersebut. Baca selengkapnya... |
Tribun Batam
| Roki Pikul Tugas Berat | | | |
Gantikan Insan Kamil sebagai Ketua AdpelJumat, 24 April 2009BATAM, TRIBUN - Roki Ahmad kini memikul beban berat, setelah menggantikan Insan Kamil sebagai Kepala Kantor Administrasi Pelabuhan Batuampar, Kamis (23/4). Roki menjabat di saat Batam masuk dalam salah satu kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Insan Kamil yang memasuki masa pensiun. Acara serah terima jabatan ini dilangsungkan di Kantor Administrasi Pelabuhan di Batuampar, dan dihadiri unsur dari Otorita Batam. |
Kamis, 23 April 2009
Batam Pos
| Kamis, 23 April 2009 | |
BATAM (BP) - Anggota Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam, I Wayan Subawa mengatakan, BP Batam masih bisa menerima jika pengusaha melakukan perubahan master list atau daftar barang yang ingin dimasukkan ke Batam. BP juga belum memberikan izin importir mobil karena masih menunggu petunjuk Departemen Perdagangan. Baca selengkapnya...
|
Batam Pos
| Kamis, 23 April 2009 | |
| Jangan abaikan implikasi fungsi stabilisasi harga sembako secara mikro-lokal pada FTZ secara makro-spasial di Kota Batam, yang berpenduduk 918.500 jiwa ini. Konsumsi penduduk yang stabil adalah faktor penguat ekonomi itu sendiri. Animo investasi bukan hanya pada kebutuhan pokok industri (industrial inputs), juga sembako untuk konsumsi. Faktor tanah, modal, teknologi, material industri, transportasi, dan manajemen sangat penting memperkuat basis investasi di sektor industri. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
TANJUNGPINANG – Badan Pengusahaan Free Trade Zone (FTZ) Bintan Wilayah Tanjungpinang sudah mulai berbenah. Beberapa catatan penting untuk dibenahi demi kelancaran pelaksanaan enclave FTZ di Tanjuungpinang yakni masalah lahan, persiapan master plan, akses jalan, tapal batas, beberapa check point serta promosi lokasi. Baca selengkapnya... |
Rabu, 22 April 2009
Batam Pos
| Kasus Dam Baloi Rabu, 22 April 2009 BPK menganggap penggunaan UWTO sejak tahun 2003 dari hasil pemberian izin prinsip ke 10 investor yang akan mengelola kawasan itu tidak sah karena menyalahi banyak aturan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mempermasalahkan pengelolaan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar Rp 44 miliar (Rp44.295.671.250) untuk kawasan Dam Baloi. Baca selengkapnya... |
Batam Pos
| Stop Penebangan Pohon di Tiban Selasa, 21 April 2009 BATAM (BP) - Wali Kota (Wako) Batam Ahmad Dahlan meminta aktivitas penebangan pohon perindang jalan di sepanjang jalan Gajah Mada, Sei Ladi-Tiban segera dihentikan. Karenanya, pemerintah kota akan segera menyurati Ketua OB Mustofa Widjaja untuk mengambil sikap terkait penebangan pohon untuk proyek pemasangan pipa PT Adhya Tirta Batam (ATB) tersebut. |
Sijori Mandiri
KABIL - Diberlakukannya kawasan perdagangan bebas (FTZ) yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada (19/1) lalu, disikapi antisipatif oleh PT Kabil Indonusa Estate (KIE). Caranya dengan meningkatkan kualitas pelayanan berupa kemudahan administrasi untuk para tenant dan calon tenant. Baca selengkapnya... |
Selasa, 21 April 2009
Tribun Batam
| FTZ Pinang Lamban | | | |
Gubernur Resmikan Kantor BP Kawasan BintanSelasa, 21 April 2009
TANJUNGPINANG,TRIBUN - Gubernur Kepri Ismeht Abdullah akhirnya meresmikan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Bintan wilayah Tanjungpinang , Senin (20/4). Hanya saja, FTZ Tanjungpinang hingga kini, masih belum optimal dan masih banyak yang harus dibenahi. |
Sijori Mandiri
KABIL - Diberlakukannya kawasan perdagangan bebas (FTZ) yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada (19/1) lalu, disikapi antisipatif oleh PT Kabil Indonusa Estate (KIE). Caranya dengan meningkatkan kualitas pelayanan berupa kemudahan administrasi untuk para tenant dan calon tenant. Demikian diungkapkan GM PT Kabil Indonusa Estate (KIE), OK Simatupang kepada Sijori Mandiri, Senin (20/4). Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
BATAM CENTRE- Walikota Batam Ahmad Dahlan meminta kepada Otorita Batam (OB) agar bisa menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah baru. Luasnya, enam persen dari total lahan yang diserahkan OB kepada developer. Permintaan Pemko Batam tersebut didasari pada sulitnya pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menjalankan rencana program pembangunan sekolah baru di area pemukiman yang lahannya dimiliki oleh develope. Baca selengkapnya... |
Tribun Batam
| Pemko Siapkan Pantai Dendang | | | |
Pasang Lampu Hias dan Toilet di Jembatan BarelangSelasa, 21 April 2009BATAM, TRIBUN - Menyambut tahun kunjungan wisatawan 2010, Otorita Batam dan Pemko Batam membagi tugas untuk menata sarana objek wisata di Batam. OB akan memasang lampu hias di Jembatan I sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjunginya. |
Senin, 20 April 2009
Tribun Batam
Sabtu, 18 April 2009
Batam Pos
| Sabtu, 18 April 2009 | |
| Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri bersama pengusaha Batam, kembali melakukan rapat di Kantor Sekretariat Kadin Kepri di Batam, Jumat (17/4) siang. Rapat ini, menghasilkan keputusan membentuk Tim FTZ ala Kadin Kepri. Tim ini bertugas, menjadi sarana komunikasi mengatasi solusi yang dihadapi pengusaha dengan pemangku kepentingan terhadap pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ). Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
| Sabtu, 18 April 2009 | |
| LAGOI - Singapura menyatakan kesiapannya untuk membantu Indonesia dalam pengembangan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Negeri singa itu akan membantu dalam bidang pelatihan tenaga teknis, bahasa Inggris, serta pengelolaan FTZ. Baca selengkapnya... |
Jumat, 17 April 2009
Sijori Mandiri
| Jumat, 17 April 2009 | |
| BATAM CENTRE- Ketua Otorita Batam (OB) Mustofa Widjaja mencanangkan pekan arsip di lingkungan OB. Pencanangan ini bekerjasama dengan lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang berlangsung, Kamis (16/4) kemarin di Gedung OB. Pencanangan arsip bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan arsip yang direkam dalam berbagai corak, seperti tertulis, rekaman ataupun audio visual lainnya. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
| Jumat, 17 April 2009 | |
| BINTAN - Sesuai jadwal, pemerintah Indonesia dan Singapura akan menggelar joint working group (JWG) ke-7 di Kabupaten Bintan, Jumat (17/4) hari ini. Selain membahas pengembangan investasi antar kedua negara, kegiatan yang berlangsung di Bintan Lagoon Resort, Lagoi itu juga membicarakan teknis pelaksanaan FTZ di BBK. Baca selengkapnya... |
Kamis, 16 April 2009
Sijori Mandiri
| Kamis, 16 April 2009 | |
| BATAM CENTRE- Sebanyak 500 importir yang akan mengurus izin barang masuk ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, sudah terdaftar di Badan Pengusahaan (BP) Batam. Jumlah tersebut naik sangat signifikan jika dibandingkan pada awal pelaksanaan FTZ 1 April lalu dimana baru 118 importir yang terdaftar. Peningkatan jumlah importir diperkirakan akan terus bertambah. Baca selengkapnya... |
Tribun Batam
| Landasan Bandara Jadi 60 Meter | | | |
Hendro Resmi Gantikan RazaliKamis, 16 April 2009
BATAM, TRIBUN - Bandara Hang Nadim dipimpin pejabat baru. Hendro Harijono resmi bertugas sebagai Kepala Kantor Bandara setelah diselenggarakan acara pisah sambut dengan pimpinan lama, Razali Abubakar, Rabu (15/4). Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan pemerintahan dan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam. Ketua BP Kawasan Batam, Mustofa Wijaya menilai posisi sebagai kepala bandara di Batam, memiliki banyak tugas yang harus digesa pelaksanaannya. |
Rabu, 15 April 2009
Tribun Batam
| Penghargaan Buat Petugas Ditpam | | | |
| Rabu, 15 April 2009 | |
| KEBERHASILAN anggota Direktorat Pengamanan (Ditpam) menangkap penumpang yang membawa 105 pil ektasi dan narkoba lainnya, menjadi perbincangan para pekerja di Bandara Hang Nadim. Berlatar kasus pengagalan penumpang yang membawa shabu-shabu seberat 2 kilogram tahun 2007, tim yang bertugas saat itu mendapatkan penghargaan dan bonus dari pimpinan Otorita Batam (OB). |
Selasa, 14 April 2009
Tribun Batam
| Pasokan Listrik Masih Kurang 40 MW | | | |
Terkait Peningkatan Infrastruktur FTZ KarimunInvestasi Kelistrikan Sangat DinantikanSelasa, 14 April 2009KARIMUN, TRIBUN - Minimnya ketersediaan pasokan listrik di Karimun merupakan masalah tersendiri pasca pemberlakukan free trade zone (FTZ). Bahkan, Kabupaten ini diprediksi masih akan mengalami krisis listrik akibat kekurangan daya sebesar 40 megawatt (MW). |
Senin, 13 April 2009
Sijori Mandiri
| Senin, 13 April 2009 | |
| BATAM CENTRE- Adanya permintaan dari Pemko Batam kepada Otorita Batam (OB) untuk mengelola titik-titik reklame di Batam, sampai saat ini masih belum diputuskan. OB mengaku masih membahas persoalan ini dengan Pemko dan DPRD. "Pengelolaan titik reklame sedang dalam pembahasan bersama. Baca selengkapnya... |
Minggu, 12 April 2009
Batam Pos
| Minggu, 12 April 2009 | |
Pemerintah Kota Batam tak dapat peran sama sekali dalam FTZ Batam. Berharap koordinasi dari Badan Pengusahaan Ditanya soal ini, Asisten Ekbang Pemko Batam Syamsul Bahrum mengaku lebih enjoy diwawancarai sebagai seorang doktor ekonomi pembangunan dan analis politik ekonomi, dibandingkan sebagai seorang Asisten Ekbang. Padahal, Syamsul termasuk pejabat Pemko Batam yang terus memantau, berkoordinasi dan mengikuti perkembangan-perkembangan FTZ. Ia bahkan menulis sejumlah buku soal FTZ.
|
Sabtu, 11 April 2009
Sijori Mandiri
| Sabtu, 11 April 2009 | |
| TANJUNGPINANG - Realisasi kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan dan Karimun (free trade zone/ FTZ BBK) baru sebatas de jure (legalitas). Agar sampai ke tahap de facto (kenyataan), masih perlu tindakan (action) lebih lanjut. Baca selengkapnya... |
Rabu, 08 April 2009
Batam Pos
| Rabu, 08 April 2009 | |
| BATAM (BP) - Hampir sepekan penerapan Free Trade Zone (FTZ), Ketua Dewan Kawasan FTZ di Batam, Bintan, Karimun (BBK) Ismeth Abdullah mengatakan, saat ini tak ada lagi kendala dalam impor barang ke Batam. Pengusaha juga dipermudah dalam pengurusan dokumen impor. Baca selengkapnya... |
Selasa, 07 April 2009
Sijori Mandiri
TANJUNGPINANG - Setiap importir Pada tahap awal penerapan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK), Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai telah mengambil beberapa kebijakan. Langkah tersebut diambil untuk menghindari terjadinya kevakuman di sejumlah pelabuhan FTZ yang ditunjuk. Baca selengkapnya... |
Sijori mandiri
| Selasa, 07 April 2009 | |
| BATAM CENTRE- Penerapan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, yang telah berjalan sepekan, justeru dianggap bakal menyusahkan masyarakat kecil. Salah satunya tercermin dari susahnya daya jangkau masyarakat terhadap sembako. Anggota Komisi II DPRD Kota Batam Setyasih Priherlina mengatakan, semestinya, dengan dipermudahnya proses impor, maka harga sembako otomatis turun. Tapi sejauh ini, harga-harga sembako di pasaran seperti gula dan beras malah terkesan naik. Baca selengkapnya... |
Senin, 06 April 2009
Tribun Batam
| 24 Ribu Pedagang Seken Cemas | | | |
Terkait Larangan Impor Seken dalam Aturan FTZSabtu, 04 April 2009BINTAN, TRIBUN-Ternyata, setiap kebijakan juga bisa jadi pisau bermata dua. Kebijakan FTZ yang diyakini akan menciptakan banyak lapangan kerja baru, tapi pada sisi lain juga membuat sejumlah orang akan kehilangan pekerjaan. Mereka yang terancam adalah yang terlibat dalam bisnis barang seken. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
BATAM CENTRE- Meskipun Kecamatan Belakang Padang masuk dalam wilayah Pemerintah Kota Batam, tapi barang-barang impor yang masuk tetap dikenai pajak. Pasalnya, Belakang Padang tidak masuk dalam lalulintas barang ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) sesuai PP Nomor 2 Tahun 2009. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
| Senin, 06 April 2009 | |
| TANJUNGUBAN – Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) FTZ wilayah Bintan diminta lebih fokus mencari upaya guna mendatangkan investor ke daerah. BPK juga diminta harus membenahi serta menjalankan sistem administrasi perizinan praktis. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
BINTAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan dalam waktu dekat akan terbang ke Jakarta untuk melakukan cross check ke Departemen Perhubungan terkait usulan pelabuhan Sri Bayintan, Kijang jadi Pelabuhan FTZ. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mempercepat penambahan pelabuhan bebas di wilayah Bintan. Baca selengkapnya... |
Sijori Mandiri
TANJUNGUNCANG- Manajemen PT Putra Sawang Mandiri yang berlokasi di Jalan Row 30 Dapur 12 Tanjunguncang mengecam pihak yang telah bertindak semena-mena atas pengrusakan jalan yang baru dikerjakan di lokasi tersebut dengan cara pengerukan untuk saluran air. Baca selengkapnya... |
Sabtu, 04 April 2009
Sijori Mandiri
BATAM CENTRE- Puluhan importir antre di Gedung Bida Anex lantai I Otorita Batam (OB) untuk mengurus izin pemasukan barang ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Jumat (3/4). Pengurusan izin jadi hal sangat mendesak dilakukan pengusaha importir karena barang-barang kiriman mereka banyak tertahan di Pelabuhan Batuampar. Baca selengkapnya... |
Tribun Batam
| Barang Baru Sulit Masuk | | | |
Harga Elektronik Masih TinggiSabtu, 04 April 2009BATAM, TRIBUN-Pelaksanaan Free Trade Zona (FTZ) yang dimulai 1 April, tidak menimbulkan pengaruh sedikit pun terhadap pasar elektronik di Batam. Padahal pemerintah tidak lagi lagi melakukan pungutan Bea Masuk (BM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PpnBM). |
Jumat, 03 April 2009
Tribun Batam
Sijori mandiri
BATAM-Kalangan dunia usaha lega dengan telah diberlakukannya Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) per 1 April lalu. Seluruh pihak diingatkan menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah pusat ini dengan tidak menjalankan praktek-praktek bisnis yang tidak terpuji dan melanggar hukum. Baca selengkapnya... |
Sijori mandiri
| Jumat, 03 April 2009 | |
| BATAM-Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) Batam atau BP Batam menggelar syukuran sederhana terkait dengan telah diberlakukannya FTZ dengan mengundang media massa makan malam di Restoran Golden Prawn, Bengkong, tadi malam. Baca selengkapnya... |
Tribun Batam
| Awas Mafia Sembako Bermain | | | |
Manfaatkan Kemudahan Impor dalam FTZApindo Buka Pos PengaduanJumat, 03 April 2009
BATAM, TRIBUN - Penerapan aturan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) per 1 April ini semakin mempermudah izin impor barang ke tiga kawasan tersebut, termasuk sembako. Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri mengingatkan jangan sampai kemudahan itu dimanfaatkan mafia importir sembako. |
Kamis, 02 April 2009
Batam Pos
| Kamis, 02 April 2009 | |
![]() Hari pertama penerapan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ) di Batam, belum berdampak pada aktivitas impor barang ke Batam. Hingga Rabu (1/4) sore, aktivitas bongkar muat di tiga pelabuhan barang di Batam masih normal. Baca selengkapnya... |











