Kami Tertarik dengan BatamPengusaha Rusia Jajaki Investasi FTZJumat, 27 Pebruari 2009 | | | |
Baca selengkapnya...
Berita merupakan jendela hati dan dunia. Sehingga kami sebagai insan Humas di Otorita Batam merasa perlu untuk merangkum berita yang terjadi dan berkaitan dengan Batam. Selamat membaca.
Kami Tertarik dengan BatamPengusaha Rusia Jajaki Investasi FTZJumat, 27 Pebruari 2009 | | | |
| Jumat, 27 Pebruari 2009 | |
| TANJUNGPINANG(BP) — Wali Kota Tanjungpinang Dra Hj Suryatati A Manan menekankan pentingnya pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ) di ibukota Provinsi Kepri ini. Untuk itu, Badan Pengelolaan Kawasan (BPK) FTZ Tanjungpinang harus bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait dengan pelaksanaan FTZ tersebut. Ini menjadi tugas berat yang disandang mantan Sekda Kota, Drs H Izharuddin yang sekarang menjabat Ketua BPK FTZ Tanjungpinang. Baca selengkapnya... |
| Jumat, 27 Pebruari 2009 | |
| Meski sudah diketahui bahwa di Karimun diusulkan masuk dalam wilayah free trade zone (FTZ), namun belum semua masyarakat yang mengetahui di mana saja lokasi wilayah FTZ itu. Dari tiga kecamatan yang sudah diusulkan ke pusat ternyata hanya dua kecamatan yang masuk dalam kawasan FTZ. Itu pun di dua kecamatan juga tidak semuanya masuk wilayah FTZ. Baca selengkapnya... |
| Kamis, 26 Pebruari 2009 | |
| Humas Otorita Batam (OB) Joko Wiwoho mengatakan, warga tidak perlu khawatir dengan kepemilikan rumah, walaupun masih diduga berada di kawasan hutan lindung. Yang penting, warga yang bersangkutan sudah memiliki sertifikat. Sertifikat rumah yang dimiliki, merupakan bukti keabsahan kepemilikan rumah. Baca selengkapnya... |
| KNPI Desak Depkeu soal FTZ Kamis, 26 Pebruari 2009 | | | |
| Rabu, 25 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Kapoltabes Barelang resmi diganti. Acara serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat lama Kombes Slamet Riyanto kepada pejabat baru, AKBP Leonidas Braksan digelar di Mapolda Kepri, Selasa (24/2). “Saya tinggal meneruskan kerja Pak Slamet. Banyak kasus kejahatan yang harus diberantas sesuai arahan Kapolri,” kata Leonidas usai serah sertijab dari Kombes Slamet Riyanto di Mapolda Kepri, Selasa (24/2). Baca selengkapnya... |
| Rabu, 25 Pebruari 2009 | |
Baca selengkapnya... |
| Dapat Cenderamata Replika Soekarno-Hatta Mini | | | |
Otorita Batam MOU dengan Arsip NasionalRabu, 25 Pebruari 2009
BATAM, TRIBUN- Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja menerima cenderamata langka berupa replika patung Soekarno-Hatta asli yang sedang membaca teks proklamasi dari Ketua Arsip Nasionalm Djoko Utomo. Patung tersebut berukuran kecil, dalam posisi berdiri persis dengan patung nasional di Jakarta. |
| Rabu, 25 Pebruari 2009 | |
| Apa jadinya jika instansi sebesar Otorita Batam tak menyimpan naskah-naskah pentingnya dengan baik? Mungkin kiprahnya selama 37 tahun membangun pulau seluas 415 meter persegi ini sulit ditelusuri. Untuk menghindari hal tersebut, OB yang baru ganti nama menjadi Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam, membuat kesepakatan dengan Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Intinya, OB ingin dokumen-dokumen penting yang ada saat ini dan masa akan datang, tertata dan terkelola secara benar sesuai Undang-undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Kearsipan. Baca selengkapnya...
|
| Perbankan Resah Tunggu FTZ | | | |
| Rabu, 25 Pebruari 2009 | |
Penyaluran kredit jadi tergangguKetua Gafeksi: salah sejak awal
|
| Senin, 23 Pebruari 2009 | |
| Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, penerapan kawasan perdagangan bebas (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun (BBK) segera akan berjalan. Ini seiring telah rampungnya pembahasan draf petunjuk pelaksana (juklak) PP Nomor 2 tahun 2009, tentang Kepabeanan, Perpajakan, dan Cukai, serta Pengawasan Atas Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan FTZ.
|
| Mahasiswa Jerman Pelajari FTZ Batam | | | |
Kunjungi Kantor Otorita BatamSabtu, 21 Pebruari 2009
|
| Sabtu, 21 Pebruari 2009 | 10:18:43 | |
| Batam (BCZ) Akses hotspot (wifi) gratis bisa dinikmati di perpustakaan khusus Otorita Batam, yang baru dibuka di lantai dasar gedung Otorita Batam (ex. Polda Kepri). Akses yang didapat sebenarnya luberan dari ruangan lain yang menggunakan hotspot sebagai akses internet, tetapi bisa dimanfaatkan pengunjung perpustakaan. Selain membaca, pengunjung perpustakaan pun bisa mendapatkan informasi tambahan melalui internet. Baca selengkapnya... |
| Sabtu, 21 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau Abdullah Gosse mengaku, mendapat informasi kalau juklak Peraturan Pemerintah No 02 Tahun 2009 yang mengatur pelaksaan FTZ di Batam, Bintan, dan Karimun terdiri dari 8 bab 56 pasal. Juklak ini mengatur tentang Arus Keluar Barang dari Kawasan Pabean ke Kawasan Luar Pabean. |
| Sabtu, 21 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - 22 mahasiswa Universitas Tübingen, Stuttgart Jerman, berkunjung ke Otorita Batam (OB) yang dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi-Geografi Prof. Dr. Sebastien Kinder. Rombongan diterima Direktur Pembangunan OB Budiman Maskan, didampingi Kepala Bagian Pemasaran Tri Novianta Putra dan Kepala Sub Direktorat Penanaman Modal Yayan Akhiar di gedung Marketing Centre OB, Jumat (20/2). Baca selengkapnya..
|
| Jumat, 20 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Realisasi pelaksanaan perdagangan dan pelabuhan bebas di Batam, Bintan dan Karimun (BBK), terancam molor lagi. Pasalnya, hingga kemarin (19/2), Petunjuk pelaksanaan (Juklak) PP 02/2009 tentang pemasukan barang ke pelabuhan bebas dan kawasan bebas dari Menteri Keuangan (Menkeu) belum juga turun. |
| BC Tetap Larang Lima Produk | | | |
| Jumat, 20 Pebruari 2009 | |
| KEPALA Kanwil Ditjen Bea Cukai (DJBC) Kepri Nasar Salim menyatakan siap melaksanakan free trade zone (FTZ) di wilayah Batam, Bintan, Karimun (BBK). Kesiapan Bea Cukai dalam hal pengawasan dan pelayanan terhadap lalu lintas barang serta penerapan aturan di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas. “Kita sudah siap sejak awal. Kita sudah mempersiapkan pengawasan di laut dan di darat. Untuk Pulau Karimun Besar dan Karimun Anak, ada sekitar delapan pos pengawasan. Sedangkan di darat terdapat empat pos pengawasan,” kata Nasar Salim kepada Tribun, Rabu (19/2). |
| Rabu, 18 Pebruari 2009 | 10:53:34 | |
| Tanjungpinang (BCZ) Beberapa mega proyek pembangunan penunjang Free Trade Zone akan dibangun dalam waktu dekat ini. Tujuh mega proyek tersebut adalah pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Jalan Tol Batuampar-Muka Kuning dan Air Port di Kota Batam, Rumah Sakit Internasional di Kota Batam, Internasional Convention Center di Batam, Internasional Ferry Terminal di Telok Sebong dan Pembangunan Infrasruktur Tanjungberakit Kabupaten Bintan, Pelabuhan Cargo di Tanjungbuluh Kasat Karimun dan Tanjung Moco Tanjungpinang, dan Pembangunan Dormitori kapasitas 5.000 tenaga kerja di Batam. Baca selengkapnya... |
| Rabu, 18 Pebruari 2009 | |
TANJUNGPINANG-Pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas utama untuk mempercepat minat investor menanamkan modalnya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Dalam waktu dekat, tujuh mega proyek infrastruktur penunjang pelaksanaan FTZ BBK akan segera dibangun. Menurut Sekretaris Dewan Kawasan (DK) FTZ BBK Jon Arizal, DK menggandeng Singapura untuk mencari investor yang berminat untuk membangun ketujuh mega proyek tersebut. Baca selengkapnya... |
| Rabu, 18 Pebruari 2009 | |
BATUAMPAR - Pemberlakuan kawasan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ) menyeluruh khususnya di Batam, secara otomatis akan mengurangi pendapatan Bea Masuk (BM) barang ke kas KPU Bea Cukai Batam. Nilainya diperkirakan akan mencapai ratusan miliar rupiah. "Karena semua barang impor yang masuk ke Batam dibebaskan dari Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Jadi pendapatan BC yang selama ini dari Bea Masuk dan cukai akan nol," ujar Sekretaris Apindo Batam, Abdullah Gose kepada Sijori Mandiri, Selasa (17/2). Baca selengakapnya.... |
| Rabu, 18 Pebruari 2009 | |
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Batam tak mau kecolongan di hari penyelenggaraan pemilu 9 April nanti. Panwaslu Kota Batam berencana merekrut 320 sukarelawan dari berbagai kalangan untuk mengawasi tahapan paling penting dalam pemilu itu. Para sukarelawan itu rencananya disebar di 64 kelurahan di Batam. Masing-masing kelurahan bakal mendapat tambahan 5 orang pengawas. Ketua Panwaslu Batam, Hariyanto mengatakan, jumlah petugas pengawas lapangan (PPL) tingkat kelurahan yang cuma 64 orang, masih jauh dari memadai. Baca selengkapnya... |
| Selasa, 17 Pebruari 2009 | |
| Humas Otorita Batam (OB) Dendi Gustinandar mengatakan untuk menangani pembangunan jembatan (gorong-gorong) di daerah Tanjungpiayu mulai dari pintu tiga hingga pintu lima Batamindo, menjadi tanggungjawab Otorita Batam. ”Proyek pembangunan gorong-gorong memang kita yang menanganinya,” kata Dendi kepada Batam Pos, Senin (16/2) kemarin Baca selengkapnya... |
| Benahi Fasilitas Pelabuhan | | | |
| | |
Kesiapan Jalur Masuk BarangSabtu, 14 Pebruari 2009 | |
Bandara Terapkan Jalur Merah-Hijau
|
| Jumat, 13 Pebruari 2009 | 11:28:25 | |
| Batram (BCZ) Sejak Free Trade Zone (FTZ) di terapkan di Batam, Bintan dan Karimun (BBK) ditetapkan, banyak kemudahan pengurusan perizinan yang diberikan terutama izin-izin untuk importir. Ir Wayan, anggota Badan Pengusahaan (BP) Batam mengatakan, perusahaan dapat diklasifikasikan sebagai importir bila telah memiliki Angka Pengenal Impor (API). Pemilikan API antara lain API-Umum yang dapat mengimpor barang dengan tujuan untuk diperdagangkan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. API-Produsen yang dapat mengimpor barang tertentu bagi keperluan proses produksi perusahaan bersangkutan di dalam kawasan dan API-Terbatas (APIT) untuk PMA/PMDN. Syarat lain yang harus dimiliki adalah izin sebagai Importir Terdaftar Produk Tertentu (IT-PT). Baca selengkapnya... |
| Distributor Pilih Tunggu FTZ | | | |
| Jumat, 13 Pebruari 2009 | |
Harga Gula Jadi Rp 8.500 per KilogramBATAM, TRIBUN- Status free trade zone yang berlaku efektif 19 Februari disikapi secara beragam. Distributor gula memilih pengambilan barang saat FTZ sudah berlaku. Pasokan gula di pasar terganggu. Akibatnya harga gula melonjak dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 per kilogram. “Kami lebih memilih menunggu implemtasi FTZ. Lumayan juga jika dihitung berapa biaya yang terselamatkan,” ujar seorang distributor gula di daerah Nagoya kepada Tribun, Kamis (12/2). |
| Barang Bawaan Maksimal Rp 2,75 Juta | | | |
| Kamis, 12 Pebruari 2009 | |
Bila Masuk Atau Keluar Kawasan FTZ-BBK
|
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Dewan Kawasan (DK) Perdagangan Bebas Batam, Bintan dan Karimun (FTZ BBK) membatasi jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di tiga daerah ekonomi khusus itu. ”Tidak perlu khawatir akan banjir TKA pada pelaksanaan FTZ. TKA dibatasi,” kata Ketua Dewan FTZ BBK Ismeth Abdullah di Batam, Selasa. Ia menyatakan pembatasan TKA dilakukan melalui perizinan bagi orang asing untuk bekerja pada jabatan tertentu. “Ketentuannya sudah lama ada,” kata Ismeth Abdullah yang Gubernur Kepulauan Riau. Baca selengkapnya...
|
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
| Mustofa Tolak Disebut Lamban Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan, dan Karimun Ismeth Abdullah meminta Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam cepat bertindak mendata jumlah importir di Batam. Sehingga barang impor termasuk barang konsumsi di Batam bisa teratasi. ”Hari ini (kemarin, red), mereka (BP Kawasan) rapat untuk melakukan koordinasi mengenai masalah pendataan ini,” ujar Ismeth Abdullah, Selasa (10/2), menanggapi lambannya proses pendataan importir di BPK Batam. |
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
TANJUNGPINANG- Sekretaris Dewan Kawasan pelabuhan bebas dan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK) Jon Arizal memastikan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai petunjuk pelaksaan FTZ akan segera dikeluarkan pada Rabu (19/2) mendatang. Baca selengkapnya... |
| Rabu, 11 Pebruari 2009 | |
BATAM-General Manager PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) Jhon Sulistiawan menilai pelaksanaan Free Trade Zone Batam, Bintan dan Karimun (FTZ BBK) terlambat sehingga banyak perusahaan yang tidak tertolong lagi akibat turunnya order sebagai dampak dari krisis ekonomi global. Lebih dari 10.000 pekerja di Kawasan Industri Batamindo (KIB), Mukakuning, Batam mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) semenjak krisis ekonomi global. Baca selengkapnya... |
| Polisi FTZ Jaga Keamanan Investasi | | | |
| Sabtu, 07 Pebruari 2009 | |
Polda Waspadai Pengiriman Barang Keluar Batam
|
| Jumat, 06 Pebruari 2009 | |
BATAM CENTRE- Maraknya kasus sengketa lahan antara warga dengan perusahaan developer tidak terlepas dari lemahnya pengawasan Otorita Batam (OB) sebagai pemberi otoritas pemanfaatan lahan di Batam. Banyak pengembang yang merasa bisa berbuat sesuka hatinya atas izin prinsip yang diberikan OB kendati sesungguhnya belum kuat secara yuridis. Baca selengkapnya... |
| Jumat, 06 Pebruari 2009 | |
| BATAM (BP) - Direktorat Reserse Kriminal Polda Kepri memeriksa Kepala Seksi Nonaeronitica (nonpenerbangan) Bandara Hang Nadim, Suarso, Kamis (5/2). Pemeriksaan terkait kasus dugaan bagi-bagi duit kenaikan tarif layanan jasa bandara (passanger services charge/PSC/airport tax) tersebut, berlangsung selama kurang lebih lima jam. Suarso datang sekitar pukul 10.00 WIB. Lelaki berambut lurus yang kala itu mengenakan kemeja krem bergaris plus celana warna gelap ini, dicecar banyak pertanyaan. Baca selengkapnya... |
| Siapa Terima, Kami Tangkap | | | |
| Bikin tak Kondusif | | | |
| Selasa, 03 Pebruari 2009 | |
Pembatasan TKA Lewat Izin KerjaTANJUNGPINANG, TRIBUN - Rencana Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk membatasi jumlah tenaga kerja asing (TKA) dengan menerbitkan peraturan baru dinilai bisa merugikan iklim investasi Kepulauan Riau jika disikapi tidak arif. Menurut Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah, pemerintah pusat tidak seharusnya menggembar-gemborkan penggunaan tenaga kerja asing tersebut, yang sebenarnya untuk wilayah tertentu tetap diperlukan. |